Sobat Dekat
Merasa dekat tidak perlu bercanda dengan merusak mental. Kita masih tetap dekat dengan saling menghargai. Dan akan semakin dekat dengan saling memahami. Terkadang, kita masih belum faham tentang bagaimana dia bersusah payah membangun kepercayaan dirinya, lalu dengan mudah kamu rusak mentalnya hanya dengan dalih “bercanda”. Aku tidak setuju dengan ucapan yang mengatakan bahwa “Sobat dekat itu, udah gak kenal kata ‘Maaf, Tolong dan Terimakasih’.” Bagiku, hubungan yang tidak bisa saling memahami dan menghargai hanya akan memupuk emosi negatif dalam bejana jiwa. Karena faktanya, penyumbang terbesar luka batin seseorang adalah orang-orang terdekat. Jadi, jika kamu adalah orang terdekatku dan bersikukuh untuk percaya apa kata orang tentang definisi sobat itu bla bla bla. Silahkan. Tapi mohon maaf, aku rasa, aku harus berjalan mundur dan keluar dari lingkaran pertama hidupmu. Aku tidak mau merusak diri sendiri dengan terus bertahan dalam Toxic Relationship . “Tapi kena...